Coin a Chance: Berbagi Koin untuk Pendidikan
Desember 19th, 2008Semua berasal dari kebiasaan sehari-hari yang sederhana saja, mengumpulkan koin yang didapat dari berbagai aktivitas. Koin-koin ini bisa didapat dari kembalian belanja atau membayar ongkos angkot. Gemerincing koin ini lalu terdengar di saku, kaleng permen hingga pojok tas kerja yang terlupakan.
Sampai suatu hari, muncullah gagasan untuk memberikan nilai tambah dari koin-koin mungil itu. Bagi Hanny dan Nia, koin-koin ini bisa berarti kesempatan. Peluang untuk meraih pendidikan yang hampir terbang, serta membantu terwujudnya cita-cita bocah yang masih di awang-awang.
Kemudian tersebutlah Coin a Chance!, sebuah gerakan sosial yang mengundang para netters untuk menyumbangkan keping-keping uang logam yang didapatkan. Koin-koin ini kemudian akan ditukarkan demi sebuah bangku sekolah, membeli buku tulis atau membayar seragam sekolah. Semua demi pendidikan yang lebih baik.

Melalui blog yang akan diperbarui secara berkala, duo coiners ini akan menyampaikan perkembangan terbaru dari gerakan ini. Mulai dari jadwal pengumpulan koin-koin, jumlah koin yang terkumpul, usulan pengembangan program hingga laporan pemanfaatan koin-koin ini kelak.
Usia gerakan ini memang masih sangat muda, baru hitungan hari. Namun mereka sudah menggerakkan banyak orang untuk tak hanya berdiam diri. Kita bisa bersama-sama berbagi di sini. Mulailah dengan menyediakan tempat untuk penyimpanan koin-koin ini. Bisa kaleng permen, bekas kotak disket atau toples kue bening yang manis. Lalu, mulailah mengumpulkan koin-koin. Oh ya, cari juga di tempat-tempat yang tersembunyi, bisa kantong terdalam celana jeans, sela-sela kursi atau balsem kerokan anda.

Rencananya, Januari 2009 mendatang mereka akan melakukan pengumpulan koin pertama di beberapa tempat di Jakarta. Penyumbang dipersilakan datang dan memberikan koin yang sudah dikumpulkan. Mau nyumbang koin-koin yang sudah terkumpul dalam celengan ayam? Silakan, katanya.
Selanjutnya apa? Koin-koin ini akan disalurkan kepada anak-anak sekolah yang membutuhkan biaya pendidikan. Prioritas akan diberikan kepada anak-anak yang terancam tidak bisa ikut ujian kelulusan SD karena menunggak biaya, jelas Hanny.
Bagaimana bila anda bertempat tinggal jauh dari Jakarta dan sekitarnya? Silakan menjadi relawan coiners di lokasi anda. Kirim saja email ke coinachance@gmail.com. Untuk mengetahui kabar terbaru dari mereka, sering-seringlah membaca blog CaC dan bergabung juga di Facebook CaC.
Hanny dan Nia juga menyediakan banner yang bisa dipasang di blog anda. Pilihlah banner yang paling anda suka dari koleksi banner hasil sumbangan seorang teman.
Lewat kerabat, Hanny menitipkan pesannya, “banyak hal kecil di sekitar kita yang nggak terlalu berarti buat kita, tapi sebenarnya bisa sangat berarti buat orang lain. Meskipun apa yang kita miliki cuma sedikit, kalau digabungkan dengan milik orang lain mungkin akan jadi banyak”.
Jadi tunggu apa lagi? “Bergabunglah dengan teman-teman dan orang-orang di sekitarmu untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan, salah satunya lewat CaC ini”, ajak Hanny si “white chocolate”.
(nonadita)
Desember 19th, 2008 at 2:52 pm
dita, terima kasih banyak! thanks juga dagdigdug karena sudah menyebarluaskan gerakan ini. mwah mwah!
Desember 19th, 2008 at 2:57 pm
ide kecil.. manfaat besar. mari gabung dan kumpulkan yang kecil-kecil untuk mimpi-mimpi besar..
Desember 19th, 2008 at 8:54 pm
gak coba bergabung dengan lembaga? setahu aku ada satu lembaga yang nyebarin “celengan” buat ngumpulin uangnya.
btw nice action
Desember 20th, 2008 at 10:21 am
kalo mo nyumbang, caranya gimana ya?
Desember 20th, 2008 at 4:06 pm
little step for a big plan
Januari 11th, 2009 at 3:14 pm
dagdigdug… derrrr he..he.. keep smiling beib
salam hangat dan kenal ya…
Maret 6th, 2009 at 9:39 pm
Tindakan yang harus juga dilakukan oleh orang2.. inspiring bagi saya… thx…